Seorang wanita terpaksa menanggung malu setelah dicibir netizen.
Ia dikritik karena video promosi kondom dagangannya viral.
Dalam video tersebut, wanita 26 tahun itu menunjukkan kondom bergerigi atau berduri yang ia jual.
Pada video yang juga diunggah akun Youtube Viral Tubes, Sabtu (2/12/2017), wanita cantik berhijab itu menjelaskan penampilan kondom bergerigi tersebut.
Sambil tertawa, wanita yang berbicara dalam bahasa Malaysia itu juga menunjukkan cara memakai kondom tersebut.
Melansir Harian Metro, Jumat (1/12/2017), ia memberi klarifikasi terkait tujuan dari dibuatnya video itu.
"Saya bukan mau membuatnya viral. Saya membuat sendiri video itu untuk sepupu dan teman perempuan saya di grup WhatsApp, dengan tujuan untuk menjualnya pada mereka. Saya jadi malu setelah viral di Facebook, kata wanita itu.
"Dalam video itu saya juga menyebut nama sepupu saya. Video itu bukan untuk umum. Namun, sehari setelah saya bagikan video tersebut ke grup beranggota 10 orang itu jadi viral," lanjut wanita yang berbisnis kosmetik itu.
Ia mengaku telah mengunggah video permintaan maaf setelah videonya tersebar luas.
Ia dikritik karena video promosi kondom dagangannya viral.
Dalam video tersebut, wanita 26 tahun itu menunjukkan kondom bergerigi atau berduri yang ia jual.
Pada video yang juga diunggah akun Youtube Viral Tubes, Sabtu (2/12/2017), wanita cantik berhijab itu menjelaskan penampilan kondom bergerigi tersebut.
Sambil tertawa, wanita yang berbicara dalam bahasa Malaysia itu juga menunjukkan cara memakai kondom tersebut.
Melansir Harian Metro, Jumat (1/12/2017), ia memberi klarifikasi terkait tujuan dari dibuatnya video itu.
"Saya bukan mau membuatnya viral. Saya membuat sendiri video itu untuk sepupu dan teman perempuan saya di grup WhatsApp, dengan tujuan untuk menjualnya pada mereka. Saya jadi malu setelah viral di Facebook, kata wanita itu.
"Dalam video itu saya juga menyebut nama sepupu saya. Video itu bukan untuk umum. Namun, sehari setelah saya bagikan video tersebut ke grup beranggota 10 orang itu jadi viral," lanjut wanita yang berbisnis kosmetik itu.
Ia mengaku telah mengunggah video permintaan maaf setelah videonya tersebar luas.

